Posted on Mei 5, 2007 by shaifullah
Sahabat……
Dalam keheningan malam ini aku mencoba melukiskanmu dalam barisan kata. Walaupun aku menyadari semuanya itu tidak akan mampu menggambarkan semuanya. Terlalu dalam dan luas maknamu serta teramat berartinya dirimu dalam hidupku.
Sahabat…….
Aku memang bukan pujangga yang mampu menyusun kata dengan indah dan bermakna dalam. Bukan pula seorang penulis yang teramat lihai mengupas sesuatu dalam tulisan [...]
DIarsipkan di bawah: Puisi | Leave a Comment »
Posted on Februari 9, 2007 by shaifullah
Sahabat
Sekian kenangan dan guratan masa lalu masih nyata di ingatan
Celotehan dan gurauan indah masih jelas menggema
Tangis keceriaan masa kecil kita begitu indah
Seindah mentari mengintip dunia untuk pertama kalinya
Ketika fajar membelah kegelapan malam
Sahabat
Serasa waktu berlalu cepat
ketika usia merangkak naik hingga status kita berubah
Kita bukan anak-anak lagi
Kita telah meninggalkan dunia kecil kita yang berwarna indah
Dunia kepolosan, ketulusan, [...]
DIarsipkan di bawah: Puisi | Leave a Comment »
Posted on Februari 9, 2007 by shaifullah
Janganlah menjadi babi gemuk yang malas beraktivitas
Janganlah menjadi kucing malas yang enggan menatap masa depan
Bergerak dan jadikan dirimu besar dengan kerja dan amal
Masa depan bukanlah mainan yang bisa disusun ulang ketika salah
Butuh satu pengorbanan dan penyesalan untuk merubah kekeliruan dimasa lalu kita
Terkadang menyeret orang lain untuk menanggung penderitaan
Jangan anggap mudah segala sesuatu
Jangan diperberat sesuatu yang [...]
DIarsipkan di bawah: Puisi | Leave a Comment »
Posted on Februari 9, 2007 by shaifullah
Ditengah kesibukan manusia menata hari
Menerka masa datang beriring
Mengharap suka tiada berganti
Bermuram durja kepekatan duka
Keelokan fajar mengintip dunia
Semurni embun merambah bumi
Tanda masa baru menanti
Menanti ayunan kaki
Menanti semangat raga mengayun pasti
Membawa impian dan cita-cita
Memecah kekakuan menebar manfaat diri
Gantungan cita masih ada
Ketinggian harapan masih dibolehkan
Gelora semangat meruah bagai bah
Menerjang kebekuan hati dan kelesuan diri
Mengapa masih ada manusia kalah
Menyerah [...]
DIarsipkan di bawah: Puisi | Leave a Comment »
Posted on Februari 9, 2007 by shaifullah
Mentari seakan malu untuk bersinar
Cadar awan pekat mengelayut manja diwajah mentari
Seakan malas memberi cahaya kepada dunia
Mata ini enggan untuk dibuka
Enggan menghadapi hari yang berbeda
Hari penuh tantangan baru
Hari dengan warna dan rasa yang berbeda
Diriku masih larut dalam suasana malam yang hangat
Bermimpikan dunia yang serba nyaman
Wahai hariku yang baru
Akankah aku mampu menatapmu dengan tajam ?
Setajam tantanganmu yang [...]
DIarsipkan di bawah: Puisi | Leave a Comment »