Dalam 5 Kegelapan ada 5 Cahaya

Sungguh pada kisah sahabat ada pelajaran berharga bagi seorang muslim yang berkeinginan menjadikan dirinya menuju kesempurnaan keimanan. Di bawah ini akan saya nukilkan sebagian nasehat dari seorang sahabat nabi yang terkenal dengan kelembutan hatinya. Beliau adalah Abu Bakar Assidiq RA.
Beliau mengatakan :”Dalam 5 Kegelapan ada 5 Cahaya”
Semoga uraian dari pemahaman saya tidak melenceng dari maksud dan hikmah dibalik nasehat beliau. Ya Allah berilah pertolongan kepada hambamu untuk menuliskan sesuatu yang berguna melalui nasehat dari hambaMu Abu Bakar yang semoga Engkau merahmatinya. amin

Dalam 5 Kegelapan dan 5 cahaya itu adalah :
Pertama
Kegelapan dunia dan cahayanya adalah Taqwa Dunia ini gelap, disana lautan kemaksiatan yang bergumal dalam kegelapan nafsu syahwat menjadikan dunia ini semakin pekat. Kegelapan itu akan menjadikan sekian manusia lupa dan jauh dari nilai-nilai Islam. Sisi kebaikan itu telah nampak buruk dimata mereka karena kurangnya sinar yang mampu membedakannya dengan keburukan dan kerusakan. Sungguh bukankah telah nampak pemandangan yang semakin cerah dan terang dengan kemajuan teknologi yang berkembang pesat, sehingga di setiap lorong tempat di dunia ini telah terang benderang. Sekian puncak gunung telah bersinar, lembah-lembah menjadi elok beraneka rupa, kota-kota besar telah berkedip dengan suasana kemeriahan lampu hias. Namun sisi ruhiyah mereka gelap, walaupun secara dhohir nampak terang benderang. Kegelapan dunia yang menjadikan manusia menjadi sosok yang menakutkan dengan dominannya sifat binatang manusia. Karena manusia ibarat binatang yang dikarunia hati dan akal.
Ketika keduanya (hati dan akal) telah didominasi dari nafsu binatang maka manusia itu telah manjadi binatang yang lebih berbahaya dari semua binatang di dunia. Mereka akan meningggalkan semua sifat manusia yang ia miliki hingga akhirnya perbuatan mereka lebih bejat dari binatang. Bisa kita tengok sikap-sikap melenceng manusia yang telah berubah menjadi nafsu binatang. Bagaimana kita lihat dalam kisah aborsi, sekian juta bayi mungil berumur bulanan telah menjadi kekejian dari ibu kandungnya terjadi setiap hari, yang mana peristiwa itu tidak akan kita jumpai dalam perjalanan hidup binatang, walaupun mereka binatang buas sekalipun. Pelacuran telah merebak menjadi trend generasi muda dan tua, sebuah berita yang sangat memilukan ditelinga kita. Kebiadaban ayah kepada anaknya hingga menyandang status ganda, bapak dan kakek dari seorang bayi yang lahir dari anak teraniaya. Sekian bentuk penyimpangan yang menjadi gambaran jelas tentang kegelapan ini tidak mampu untuk ditulis karena banyaknya.
Cahaya dari kegelapan itu adalah taqwa. kalau kita berada dalam satu tempat yang banyak duri kemudian kita berjalan dengan sangat hati-hati, maka itulah definisi taqwa. Yaitu kehati-hatian kita dalam melaksanakan dan meninggalkan perintah Allah. Maka dengan taqwa itulah kita memegang obor sebagai cahaya kita mengarungi kegelapan dunia. Dari sanalah kejelasan kita memandang segala hal dengan benar dan jelas sehingga kita terjaga dari kesalahan serta kemaksiatan. Semoga kita dikaruniai Allah ketaqwaan.

Kedua
Kegelapan dosa dan cahayanya adalah taubat Dosa itu adalah kegelapan yang mampu menghalangi kita untuk meraih kenikmatan bermunajat kepada Allah Sebuah kegelapan yang manjadikan kita semakin jauh dari kebaikan dan kesholehan. Ketika dosa itu telah kita lakukan maka setitik noda kegelapan telah nampak dihati kita, demikian bila semakin bertambah maka noda-noda itulah yang akan menjadi identitas dari hati kita sehingga kegelapan menaungi hati dan membuatnya semakin jauh dari kebaikan dan kesholehan.
Cahaya dari dosa adalah taubat, dengan taubat kita akan menjadi manusia baru. Taubatlah yang menghantarkan kita kembali kepada Allah. Sangat tidak mungkin manusia itu bisa lari dan terhindar dari dosa karena tabiat dan sifat manusia adalah salah dan lupa. Maka Allah menyediakan sarana yang baik berupa pintu taubat yang selalu terbuka hingga mentari terbit dari barat, atau manusia mengalami sakaratul maut. jadilah kita manusia yang selalu bertobat. Rosulullah beristighfar sebagai wujud

Ketiga
Kegelapan kuburan cahayanya adalah La Illa Ha Illallah Muhammadarrosulullah Kuburan adalah tempat terakhir dari jasad kita setelah kematian menghampiri kita, gelar lmarhum/mah telah melekat dalam diri kita. Tempat itu adalah rumah yang tidak berpintu dan berjendela. Gelap, pengap, kotor, sempit, bau, dan penuh dengan cacing dan binatang dalam tanah. Cukuplah dengan kematian dan kuburan menjadi pengingat kita tatkala keimanan telah turun level dan melemah. Itulah hikmah kenapa Rosulullah membolehkan kita untuk ziarah kubur, karena kita akan menjadi dekat kepada kampung akherat. Sungguh kegelapan alam kubur adalah mimpi buruk bagi semua manusia bila tidak mempersiapkan penerangnya. Alam kubur adalah pintu pertama yang akan mengantarkan kita ke kampung akherat, kebaikan disini berarti memberi celah kita untuk bahagia di akherat. Namun apabila disini kita sudah menerima siksaan dan kegelapan, maka bersiaplah untuk kondisi yang lebih buruk. Maka kita haruslah menyadari sejak awal pentingnya menyiapkan cahaya alam kubur sebelum kita singgah disana. Bacalah kalimat La Illa Ha Illallah Muhammadarrosulullah setiap hari, resapi makna dan kandungannya sehingga kita mampu mengamalkan setiap makna pada kedua kalimat itu. Tidak ada (illah) tuhan selain Allah, adalah keesaan kita dalam beribadah. Manusia terkadang menjadikan illah yang ia sembah selain dari Allah. Bagi penggila pekerjaan, maka ia telah menjadikan pekerjaan sebagai illah-nya. Bagi seorang hartawan yang teramat cintanya dengan hartanya, maka ia telah menjadikan harta sebagai illahnya, dan seterusnya. Maka kalau kita memahami kalimat itu, maka kita hanya akan rindu, cinta, mengabdikan diri, kepada dzat yang maha sempurna, yaitu Allah SWT. Muhammadarrosulullah adalah keyakinan kita bahwa Muhammad itu adalah manusia terpilih yang diturunkan Allah ke dunia sebagai suritauladan bagi seluruh umat manusia untuk mengamalkan Al Islam secara kaffah dan benar. Kewajiban kita adalah mencontoh, melaksanakan dan menghidupkan sunnahnya. Kecintaan kita kepada Rosulullah akan mengundang kecintaan Allah kepada kita.

Ke empat
Kegelapan Akherat cahayanya adalah amal sholeh akherat itu gelap apabila kita hadir kedalamnya tanpa bekal yang memadai. Bekal kita bukan harta yang banyak, bukan istri yang cantik, bukan anak yang ganteng dan cantik, bukan pekerjaan yang mapan dan bergaji tinggi, bukan titel dan gelar yang melangit. Namun bekal kita sebagai penerang
akherat adalah amal sholeh, amal yang akan menjadikan kita dekat kepada Allah. Amal sholeh itu bermakna luas. Apabila kita melaksanakan Al-quran dan As sunnah maka insyaAllah kita telah berbekal yang benar. Amal sholeh bukan hanya teori dan ketinggian ilmu, namun kita juga harus menerapkan ilmu itu secara nyata dalam hidup kita. Ilmu dan amal adalah satu nafas yang akan menjadikan kita dekat kepada Allah.

Kelima
Kegelapan sirath cahayanya adalah iman
Sirath adalah jembatan yang menghubungkan masyar dengan syurga, di bawah sirath terbentang neraka yang menyala. Tidak semua manusia mampu melewatinya, hanya manusia dengan bekal yang cukup yang mampu melewatinya dengan selamat. InsyaAllah nanti akan beraneka macam cara manusia untuk melewatinya. Ada yang merangkak, berjalan, berlari, bergelantungan dan ada yang secepat kilat. Kesukaran dan kepayahan kiat untuk melewatinya diibaratkan seperti rambut yang dibelah tujuh. Terbayang ndak ?. maka kita harus membekali diri kita dengan iman yang benar sebagai penerang dari jembatan sirath yang penuh dengan misterinya. Kita hanya akan melintas satu kali dalam sejarah kita sebagai manusia dan hamba Allah, maka jangan sampai kita terpeleset atau jatuh darinya. Karena jatuhnya bukan ke sungai yang berair dingin, namun kepada neraka yang menyala-nyala. Bahan bakarnya adalah manusia dan batu, ia hanya akan dinyalakan sekali dan tidak akan padam (wallahu ‘alam). keimanan kita harus lurus dan tidak terkotori oleh sesuatu yang lain. Kita hanya boleh beriman kepada Allah.
Semoga bermanfaat.

3 Tanggapan

  1. sejarah sahabat nabi muhammad saw

  2. trima ksih krna sudag mengingtkan saya k allah,untuk menjalankan perintahnya dan menjauhi larangannya

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: