Aku Dan Sejarahku

Kelesuan jiwa telah memuncak
Menggantung diantara kebimbangan
Meraba dalam kegelapan hati
Meminta pegangan rapuh yang ada

Ketika hati bergolak bertarung keinginan
Mencari kebenaran dalam tumpukan kebohongan hidup
Memilah satu persatu dengan naluri
Berbekal lilin kecil yang kian meredup

Akankah kebimbangan ini berakhir derita
Ataukah disana menunggu kedewasaan jiwa
Yang selalu kerdil dalam kemudahan yang terselubung
Menyeret manusia untuk malas dan enggan

Kebenaran tidak selamanya manis
Kebaikan tidak selamanya memuaskan
Namun disana tersimpan hikmah yang dalam
Menembus batas manusia

Dunia adalah cobaan yang berturut
Memilih manusia dalam keragaman
Hanya manusia yang panjang akal
Dengan ketajaman pikiran yang dalam
Mampu hadir menjawab semuanya

Nafsu ibarat srigala mencari mangsa
Menguasai raga yang terus dititah
Keinginan nafsu yang terus disembah
Menggantikan cahaya dengan kegelapan
Merusak bagi pemujanya

Kesadaran itulah penawar
Membawa hati dalam bimbingan kebenaran
Berbekal pada petunjuk yang tidak akan padam
Cahaya dari semua cahaya yang ada

Bangkitlah sekarang
Janganlah diam merenung dalam kebimbangan
Menambah panjang seri kelam hidupmu
Kepekatan maksiat yang menggumpal
Mengeras dan memaksamu menjadi batu kegelapan

Manusia lahir dalam ragu dan cemas
Sekali waktu salah berbuat
itulah kodrat dari penciptanya
Karena kebenaran selalu dibayang kemaksiatan

Namun obor itu masih terus menyala
Menjadi pembeda dalam kegelapan dunia
Walaupun terkadang dipaksa redup
Ataupun dimatikan oleh empunya

Obor itu adalah hati
Selalu tersambung dalam dimensi terdalam
Meninggi mencari kebenaran hakiki
Terbimbing penguasa alam

Kini episode itu telah ditutup
Tergantikan seri baru
Sejarah yang akan terus bergulir
Tertulis rapi mengisi ruang dan waktu

Kini manusia baru terlahir
Membawa sekian harapan dan impian
Menyimpan rapi sejarah kelam
Dalam kehidupan yang bergelombang

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: