Kegalauanku Menapaki Hari

Mentari seakan malu untuk bersinar
Cadar awan pekat mengelayut manja diwajah mentari
Seakan malas memberi cahaya kepada dunia

Mata ini enggan untuk dibuka
Enggan menghadapi hari yang berbeda
Hari penuh tantangan baru
Hari dengan warna dan rasa yang berbeda
Diriku masih larut dalam suasana malam yang hangat
Bermimpikan dunia yang serba nyaman

Wahai hariku yang baru
Akankah aku mampu menatapmu dengan tajam ?
Setajam tantanganmu yang terbentang ?
Keraguan menyeretku pada keengganan
Menyurutkan nyaliku untuk bersaing
Bersaing dengan jutaan manusia di hari ini

Kegalauanku menapaki hari
Hariku yang melukis sejarahku
Jangan hiasi engkau dengan rapor merah menyala
Memberikan warna kelam dalam sejarah hidupku
Lembaran gelap penuh kekurangan

Wahai jiwa yang malas
Tataplah hari ini dengan semangat
Janganlah kemalasan menelan harapan dan impianmu
Hari ini adalah anak tangga peradaban
Peradaban dengan kecerahan masa depan

Wahai jiwa yang malas
Bangkitlah dari keterpurukan
Jangan hinakan dirimu dalam kemalasan hidup
Menghancurkan sekian asa dan cita
Merenggut paksa masa depanmu yang cerah

Wahai jiwa yang malas
Perlukah cambukku berbicara
Menghempas keras bertubi-tubi
Menyeret kejam dan garang
Untuk membangkitkanmu dari kemalasan

Wahai jiwa yang malas
Perlukah dunia ini manampungmu dalam kehinaan
Menambah deretan manusia kalah
Menyerah dalam kehinaan dan keterpurukan
Menangisi masa lalu dengan sangat
Seakan mampu memaksa segalanya kembali terulang

Wahai jiwa yang malas
Akankah penyesalan ujung dari segalanya
Yang bergeliat tanpa mampu merubah sedikit rasa
Tanpa punya nyawa untuk kembali berjalan
Membawa perubahan jaman dan sejarah

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: